Ringkasan Materi kelas X

Mengingat Biologi mempelajari Mahkluk Hidup ,
Tentulah sifat sifat mahkluk hidup harus dipahami secarai detail keberadaannya
Pemahaman secara detail mahkluk hidup adalah bukan menghafal ciri ciri yang ada secara membabi buta, tetapi memaknai secara mendasar apa itu mahkluk hidup. Mashkluk hidup adalah disusun oleh unit tekecilnya berupa sel maka di sel itulah sebenarnya kehidupan terjadi, didalam sel itulah sistem terjadi . Dan dari sinilah harus dikuasai sepenuhnya bagaimana makna kehidupan dimulai .

Bagaimana sel itu mendapatkan makanan, yang kemudian dicerna , hasil cernaan itu kemudian untuk apa , zat yang tidak dicerna kemudian dibagaimanakan , setelah melakukan itu semua kemudian untuk tujuan apa ? dll

Dari pemahaman itu kemudian dikembangkan ke mahkluk hidup sel tunggal (unicellulair) so dikorelasikan dengan tubuh kita yang multicellulair terus bagaimana semua ini terjadi .

Kesimpulan dari hal diatas berarti semua yang dilakukan oleh kita berupa mencari material dari luar dengan suatu Koordinasi . yang kemudian masuk ke sistem Pencernaan , Respirasi , Ekskresi , Transportsi , Tumbuh dan Reproduksi adalah semua dikhususkan agar semua mencapai ke sasaran bagian terkecil tubuh kita adalah untuk Sel .

Jika anda memaknai makanan berupa protein sampai di lambung dicerna oleh enzim pepsin menjadi peptone belum berarti apa apa makanan itu sebelum makanan itu sampai di sel dengan berbagai cara. Artinya jangan hanya berhenti mengetahui enzim di lambung dicerna secara bagaimana saja tetapi kuasai hingga makanan itu bisa akhirnya di sel kemudian diapakan .





Kita awali materi dari Klas 1
1. Klasifikasi caranya dibagi 3 :
1.Alamiah didasarkan atas pengelompokan yang dilakukan oleh alam / habitat ,
tumbuhan biji , perdu , semak , ( kecoa - burung merpati , ubur - hiu dll )
2. Buatan / Artifisial dibuat oleh manusia ( kecoa, belalang dalam kelompok insekta dll Jadi klasifikasi Buatan mendasarkan ke cirri tubuh: anatomi , reproduksi , fisiologis , cara reproduksi dll, sehingga menyederhanakan obyek studi .
3. Phillogenik ) : hubungan evolusi mis kera dan manusia

2. Urutan Takson PIKOFAGES / DIKOFAGES artinya semakin kea rah spesies maka
- semakin banyak persamaan , sedikit perbedaan ,sedikit anggotanya dan sangat dekat hubungan kekerabatannya

3. Arti dua tumbuhan pada Sacaharum officinarum dg Sacharum spontaneum menunjukkan Genusnya sama species beda yaitu sama sama Genus Sacharum ini terjadi karena struktur GEN yang berbeda untuk m.h nya ( merah , pink , putih) ! perhatikan penulisan species

4. Keaneka Ragaman Mahkluk hidup ada 3
1 - Keaneka ragaman genetic : dikawinkan Fertil : kelapa apa saja namun jangan ikut kelapa sawit , mangga apa saja , pisang apa saja dll yang tidak bisa Jeruk /Ganggang apa saja ( keaneka ragaman ini disebut pula keaneka ragaman dalam satu species)
2 - Keaneka ragaman Species dikawinkan Steril : sapi , kerbau , anjing dll
3 - Keaneka ragaman Ekosistem : keaneka ragaman pada lingkungan nya :
Gurun , Hutan Tropis , Taiga , Tundra , pantai dll

Hutan : , Kanopi . Liana , Tanaman hetrogen , Iklim mikro di dasar hutan dan makro di tajuk kanopi tumbuhan
Gurun : Xerophyt , interval suhu siang malam tinggi , evaporasi tinggi maka ….
Pantai berlumpur : Bakau / mangrove yang punya akar nafas ( Lumpur hasil dari penguraian sampah sehingga BOD ( Biological Oxygen Demand) naik , DO ( Desolve Oksigen) turun sehingga bakau menggunakan akar nafas)
Taiga : Konifer ( Tumbuhan berdaun jarum )
Tundra : Lichenes, ( padang es ), dll

5. Pelestarian Insitu Berarti : disitu , ditempat aslinya : Badak bercula satu diujung kulon sedang eksitu diluar habitatnya , bunga Raflesia di kebun raya bogor dll

6. Kingdom Virus
Reproduksi Virus : Lisis ( APEAL) dan Lisogenik ( virus menumpang hidup di sel inang membentuk profage , inang tetap hidup dan membelah namun suatu saat melisis juga )
Reproduksi pada virus secara Lisogenik bisa berubah menjadi Litik ketika sel yang ada Profage tersebut lemah .
VIRUS PADA MAHKLUK HIDUP

  • Tumbuhan : Tungro ( padi kerdil) , CVPD ( jeruk ) , Mosaik ( TMV/tembakau )
  • Hewan : Rabies , Flu burung ( H5N1/Myxovirus ) FMD ( sapi )
  • Manusia : Demam berdarah ( Dengue) Polio , Cacar ,Hepatitis, Rabies, Trachoom, Campak , Herpes , Morbili , Kutil pada manusia pohon Dede , Gondong , Flu, Aids , Sars , Ebola dll
Ciri : dpt dikristalkan ( spt benda mati), DNA or RNA ( mampu reproduksi ) , Parasit obligat , hanya bisa dikultur / dikembang biakkan di jaringan m.h TIDAK bisa dikembangkan di media tumbuh agar agar dll
Pembunuh Virus ampuh yaitu INTERFERON

7. Kingdom Monera ( Bakteri dan Ganggang Biru )
Bakteri : Dinding sel ( Peptidoglikan ) , Prokaryotik ( inti tanpa selaput inti sehingga materi kromosom berada di siroplasma ) digolongkan Monera,
bentuk cocus (bulat), basilus(batang), vibrio(koma), spirillium (spiral), mitocondria tidak diketemukan diganti mesosom , pembelahan secara Amitosis ( pembelahan biner)
  • Bergerak dengan flagel ( mi-li- am- per ) : Monotrik , Lopotrik, Ampitrik , Peritrik
  • Koloninya bisa Streptococus, Stapilococus , Sarkina , Diplococus , Diplobacillus etc .
  • Respirasi bisa aerob dan aerob serat fakultatif ataupun obligat ,
  • Cara mendapa makanan bisa autotrop maupun heterotrop ,
  • Ketahan terhadap suhu lingkungan Thermofil , Psikrofil , dengan
  • Cara reproduksi vegetatif amitosis maupun generatif dengan paraseksual ( konjugasi transduksi, transformasi )
Peran /guna bakteri untuk
  1. Fiksasi N2 / pengikat N2 ( Rhizobium , Azotobacter , Clostridium pasteurianum )
  2. Nitrifikasi ( NS dan NC membuat nitrit ( HNO2) dan NB membuat nitrat (HNO3) dengan mengoksidasi nitrit ( Nitrosococus , Nitrosocoocus, Nitrobacter ) bakteri ini aerob :perlu O2
  3. Teknik plasmid ( Rekombinan gen )
  4. Dalam bioteknologi
  • Yogurt ( Lactobacillus bulgaricus )
  • Bioinsektisida / BT ( Bacillus Thuringiensis )
  • Biometalurgi ( Thiobacilus ferooksidan) , SCP ( Methilophyllus )
  • Biogas methan ( Methanobacterium ) dll
Penyakit bakteri
Tiphes , Disentri , Sipilis, TBC , Pes, Dipteri , Radang paru (pneumonia), Tetanus , Kolera , Antraks, Gonoroe (menghafalkannya Disebutkan bakterinya : bakteri TBC)

8.Kingdom Fungi
Jamur OZABD jamur ini mempunyai karakter :
  • Oomicotina ( jamur air : Phytoptora),
  • Zygomicotina (Rhizopus ) ,
  • Ascomicotina ( Ascus spt beruas ruas Penisillium dan Asergillus dan Sacharomyces
  • Basidiomycotina ( Basidium berpayung ) Volvariela volvacea , Auricularia dll
  • Deuteromicotina : Monilia sitophyla ( Oncom)
Dengan Prinsip Reproduksi dari Spora – Hifa – Micellium – Sporangium – Spora
Mendapatkan makanan makanan secara heterotrop menguraikannya secara eksternal dengan mengeluarkan enzim keluar / kesubstrat. Makanan kesel sudah sederhana.
Jamur Merugikan Aspergilus flavus racun aflatoxin , Pucinia ( Padi ) , Ustilago ( Gandum) , Phytoptora infestan (kentang ) Aspergilus fumigatus ( paru paru burung)
Jamur Menguntungkan : Rhizopus ( tempe ) , Aspergilus wentii ( kecap), Sacharomyces cerevisae (alcohol), Monilia sitophyla ( Oncom) Volvariela volvacea , Auricularia ( jamur berukuran besar dimakan Basidiokarpnya ( badan buah) ,Basidium penghasil Basidiosporanya
Lichenes ( simbiosis mutualisme jamur dan Ganggang ) : sebagai tumbuhan perintis

9. Kingdom Protista ( Ganggang dan Protozoa )
  • Ganggang hijau. keemasan,coklat dan merah ( Chloro, Crisso, Phaeo dan Rhodophyta ) dengan urutan pigmen chlorofil, karoten/xantofil dan fikoXantin dan FikoErythrin).
  • Adaptif terhadap air , Autotrop
  • Peran Spirulina (biru – SCP ) Anabaena (biru -fiksasi niyrogen) Chlorella (hijau SCP) Diatomae / Navicuka (keemasan –isolasi dinamit) Laminaria (coklat/pirang-mengandung asam alginate untuk tekstil, kapsul kosmotik ) Euchema spinosum , Glacilaria, Gelidium (EGG) (merah–agar agar)-dengan pasta dr telur,
Protozoa ( RSCM )
  1. Rhizopoda ( kaki semu / psudopoda ) : Amuba , Foraminifera (indicator minyak bumi )
  2. Sporozoa ( tanpa alat gerak ) : Plasmodium ( malaria ) dibawa nyamuk Anoples (STMGZOO)
  3. Ciliata ( Bulu getar /Cilia) : Paramaecium caudatum ( indicator air jernih )
  4. Mastigopora/Flagelata (Bulu cambuk) : Tripanosoma ( penyakit tidur ) Euglena (berklorofil)

10. Hewan ( Animalia ) : P C P N A M M A E C
  • P & C : Diploblastik , P : Triploblastik Acoelomata , N : Triploblastik Pseudocoelomata ,
  • A – C : Triploblastik Coelomata
  • P (CHD) : Calcarea , Hextinelida, Demospongia ( Ascon , Sycon , Leucon ) terdapat Sel koanosit (pencernaan ) Amubosit (mengedarkan makanan )
  • C (HAS) : Hidrozoa , Antozoa , Schipozoa ( Hydra , Lilia Laut , Ubur ubur )
  • P (CTT) : Cestoda , Trematoda , Turbelaria ( C. Pita , C Hati , C. Planaria )
  • N(OTAWA) : Oxyuris vermicularis , Trichinella, Ascaris lumbricoides, Wucheria, Ankilostoma duodenale ( C. Kremi , C. Otot , C . Perut , C. Filaria , C. tambang )
  • A (POH) : Polychaeta , Oligochaeta, Hirudinea ( C. wawo , C. Tanah , Lintah )
  • M (CGP) : Chepalopoda , Gastropoda , Pelecypoda (Cumi , gurita , Siput , Kerang)
  • A ( CAIM) : Crustacea , Aracnoida , Insekta dan Myriapoda ( kaki 5 – 4 – 3 – 2/1 Psg) ( Udang , Laba laba /Kalajengking , serangga, Kaki seribu / Kelabang )
  • E (OACEH) :Ophiuroidea , Asteroidea , Crinoidea , Echinoidea , Holothuroidea (Bintang Ular , Bintang Laut , Anemon , Bulu Babi , Teripang )
  • C (PARAM) : Pisces , Ampibia , Reptil , Aves , Mamalia ( ikan , katak , salamander , ular , buaya , unggas , menyusui )
  • Pisces ( Agnatha , Chondrictyes , Osteichtyes )
  • Ampibia ( Apoda, Anura , Urodella)
  • Reptil ( Squamata, Chelonia ,Crocodilia , Ophidia ) ,
  • Aves
  • Mamalia( Chiroptera, Marsupialia, Monotremata , Cetacea , Carnivore dll+)

11. Reproduksi Hewan

  1. Pada Platihelmintes - Cacing Pita : (Telur – Hexacant – Cisticercus – C dws Taenia Solium (babi ), T saginata (sapi) ,Echinococus granulosus (anjing) Masuk tubuh makan daging yangada Cisticerkus.
  2. Cacing Hati ( Fasciola hepatica ) : TuMiSiR Calon MC ( Telur –Mirasidium- Sporosis- Redia- Cercaria- MetaCercaria) mirasidium kesiput , keluar metacercaria lerumput – Ternak C, Dewasa – Manusia , Cacing hati Ikan Clonorsis sinensis
  3. Coelenterata : Zygot – Planula- Polip (skifistoma) – Efira – Medusa muda – Dewasa ( Ubur ubur ) Generasi generatif Medusa Dewasa karena menghasilkan zigot )
  4. Cacing Tambang ( Ankilostoma ) Telur – Larva Rhabditiform – Filariform – menembus kulit - pembuluh darah – hati- jantung - paru – mulut – kerongkongan – usus (anemia)
  5. Cacing Wucheria /filaria : Telur – larva microfilaria (nyamuk culex) – Elephantiasis (menyumbat kelenjar limfe , Limfe turun ke kaki jadi bengkak )
  6. Anelida : Cacing tanah : telur diletakkan di KLITELUM ruas yang menebal ,hermaprodit
  7. Arthropoda – Pada Arachnoida : Kelisera dimulut ( Racun) , Pedipalpus ( capit) memgang , memasukkan sperma Metamorfosis sempurna ( Holometabola ) : T-L-P-I : kupu , nyamuk , lalat Metamorfosis Hemimetabola tak sempurna : T-N-I: Belalang , kecoa,jangkrik
  8. Molluska ( CGP ) Chepalopoda ( kaki di kepala ): tanpa cangkang kec Nautilus Gastropoda ( kaki di perut ) cangkang satu : siput ( bekicot , Lymnea ) Pelecipoda ( kaki pipih ) cangkang sepasang ( Bivalvia) insang berlapis lapis (Lamelibranchiata) : kerang lapisan cangkang dari luar Periostrakum ( gelap / hijau ) , Prismatik dan nakreas (mengkilat ) – PPN . Mutiara buatan : batu kecil diletakan di antara Mantel dan Nakreas
  9. Echinodermata : OACEH yang bisa dimakan Holothuroidea : teripang semua bergerak dengan kaki ambulakral (diawali dari lubang madreporit – ke mulut melalui pembuluh)

12 PLANTAE

  • LUMUT (Bryophyta)
  • PAKU (Pterydophyta) dan
  • SPERMATOPHYTA ( Tumbuhan Biji )

  • LUMUT ( LG ) : diatas (Gametofit ) yang kromosomnya haploid ada alat kelamin anteridium ( jantan) dan arkegonium (betina)
Ciri Lumut :
  1. Gametofitnya :Tumbuhan lumut .
  2. Sporofitnya :Sporogonium
  3. Akar Rhizoid ,
  4. Non Tracheophyta belum punya Berkas pengangkut Xilem dan Floem
  5. Gametofit lebih lama hidupnya dibanding sporofitnya
  6. Sporogoniumnya : terdapat Seta (tangkai) , Apofisis (ujung tangkai yang melebar ) , kaliptra (tutup sporogonium)
  7. Klasifikasi
    1. Lumut Daun ( Musci) contoh Spagnum ( berumah satu)
    2. Lumut Hati ( hepaticae) contoh Marchantia polymorpha untuk penyembuh hepatitis dengan batabng tak namapak dibungkus daun
PAKU ( PS) : di bawah (sporofit ) 2n ada daun sporofil sporogonium – sporangium

Ciri Paku :
  1. Gametofitnya : Protalium
  2. Sporofitnya : Tumbuhan Paku (Pterydophyta)
  3. Akar serabut
  4. Ujung daun muda menggulung
  5. Berkas pengangkut ada konsentris
  6. Daun berspora karena ada Sporogonium ( ada indusium , sporangium , annulus) pada daun sporofil di bagaina bawah
Klasifikasi Paku :
  1. Paku Homospora ( spora ukuran , bentuk dan jenis sama ) : paku kawat ( Licopodium )
  2. Paku Heterospor homospora ( spora ukuran , bentuk dan jenis beda : paku rane ( Selaginela) semanggi ( Marsilea crenata )
  3. Paku Peralihan (spora ukuran ,bentuk sama & jenis beda) Paku Ekor Kuda ( Equisetum debile)

Spermatophyta ( kormophyta Berbiji )
  1. Gymnospermae : Biji Terbuka : pembuahan tunggal , belum ada bunga namanya Strobilus Ex : Pinus, Melinko, Damar, Conifer , Gingko biloba, Pakis haji
  2. Angispermae ( Mono dan Dikotil) : pembuahan ganda , berbunga ( monokotil kelipatan 3 , dikotil kelipatan 5 ) , Pembuahan ganda IG 1 dengan Ovum jadi Zygot (2n), IG2 dengan IKLS jadi Endosperm ( 3n)

13. Lingkungan ( Ekologi )

Polusi Udara :
  1. CO2 : Efek Rumah Kaca ( penghijauan )
  2. SO2 dan NOx : Hujan Asam ( diberi kapur )
  3. CFC : Berlubang Ozon ( Global Warning)
Polusi Air dan Tanah
  1. Sampah Organik : Biological Oxygen Demand naik , Desolve Oxygen turun
  2. Pupuk /Deterjen : Eutrofikasi ( Blooming eceng gondok ) : BOD naik , DO turun terjadi pula Pendangkalan
Polusi Suara : Suara diatas 80 dB


Suksesi
  1. Suksesi Primer : Ada – hilang – Ada : ada lagi diawali dengan urutan vegetasi URUTAN proses Lichenes – lumut / paku – rumput – semak – perdu – pohon
  2. Suksesi sekunder : Ada – Rusak – Ada : hutan terbakar cirri Vegetasi sama dari sebelumnya
Rantai makanan
  • Nichia /Niche : Status Jabatan m.h (kompetisi terjadi jika , Tempat dan Niche sama)
  • Tingkat tropi I : Produsen ( fitoplankton , tumbuhan hijau )
  • Konsumen I : Herbivora ( Zooplankton , sapi )
  • Dasar piramida : Produsen
Rantai makanan dibagi menjasi 2 yaitu
  1. Rantai Perumput : dimulai dari Produsen
  2. Rantai Detritus : dimulai dari sissa m.h dimakan detritivor ( Cacing , Belatung )
  • Perpindahan energi pada rantai makanan : energi terkecil di Konsumen terakhir , karena terjadi pengurangan 90 % yang menjadi Egesta, ekresta, aktifitas , jadi yang untuk tuimbuh 10%
  • Insektisida ( DDT) yang bersifat Non Bio Degradable tercemar di perairan Kandungan DDT terbesar Konsumen terakhir
Hg tercemar di perariran Hg akan mengendap ke dasar sehingga kandungan terbesar di Kerang yang berupa kehidupan bentos . menyebabkan Minamata
Predasi : Predator dengan yang dimangsa
Komensalisme : Anggrek dan mangga , Liana ( rotan ) yang merambat dengan pohon
BioGeoKimia : suatu siklus materi berupa unsur /senyawa kimia dari MH bio) kelingkungan ( geo) contoh siklus O2 CO2 pada respirasi dan fotosintesis , sikus Nitrogen dalam nitrifikasi, fiksasi dan penguraian sisa sisa oleh bakteri dll

1 komentar:

  1. Akhmad sultoni24 Oktober 2013 17.20

    cukup bagus, namun menurut saya lebih baik teksnya dikasih gambar supaya lebih hidup lagi teksnya.

    BalasHapus