Tampilkan postingan dengan label Asal Usul Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asal Usul Kehidupan. Tampilkan semua postingan

Percobaan Biogenesis

EXPERIMENT BIOGENESIS

Pendahuluan
Dahulu orang beranggapan bahwa makhluk hidup dapat muncul secara tiba-tiba. Bahkan Jan Baptist Van Helmont memberikan resep khusus untuk membuat tikus dengan menempatkan bituran gandum yang ditutupi dengan kain using pada pojok kamar dalam waktu 21 hari karena akan terbentuk tikus. Seperti halnya angsa dapat berasal dari pucuk tumbuhan yang terbenam dalam kolam. Konsep tersebut dianut dalam kurun waktu cukup lama bahkan secara tidak sengaja sekarangpun masih di anut. Pernahkan anda mendengar ‘jangan makan kelapa karena nanti akan menyebabkan kita terkena cacing kremi’ karena dianggap bahwa cacing kremi berasal dari kelapa. Teori tersebut dikenal dengan Generatio Spontanea.
FRANSISCO REDY
Pada tahun 1668, Fransisco Redi mencoba untuk melakukan eksperimen terkontrol untuk menunjukkan dari mana makhluk hidup berasal. Hasil menunjukkan bahwa larva lalat berasal dari telur lalat yang sebelumnya telah hinggap pada daging. Cara yang ditempuh adalah sebagai berikut:
Gambar  Eksperimen Francisco Redi


Teori Generatio Spontanea

Disebut juga teori Abiogenesis pelopornya seorang ahli filsafat zaman Yunani Kuno Aristoteles (384-322 SM) yang berpendapat bahwa makhluk hidup terjadi begitu saja pendapat ini masih terus bertahan sampai abad kc 17 -18 Anthony van Leenwenhoek (abad ke 18) berhasil membuat mikroskop dan melihat jasad renik di dalam air bekas rendaman jerami penemuan Leeuwenhoek (salah seorang penganut teori abiogenesis) memperkuat teori generatio spontanea teori terbukti makhluk hidup berasal dari benda mati (jasad renik berasal dari air bekas rendaman jerarni).

Beberapa ahli berusaha mengadakan penelitian untuk menyangkal teori generatio spontanea antara lain Franscesco Redi, Spallanzani dan Louis Pasteur.

Percobaan Redi dan Spallanzani masih belum dapat menumbangkan teori generatio spontanea karena menurut pendapat para pendukung teori tersebut bahwa untuk dapat timbul kehidupan secara spontan dari benda mati diperlukan gaya hidup dan gaya hidup pada percobaan Spallanzani dan Redi tidak dapat melakukan fungsinya karena stoples dan labu percobaan tersumbat rapat-rapat.

Pasteur mencoba memperbaiki percobaan Spallanzani dengan menggunakan tabung kaca berbentuk leher angsa atau huruf S untuk menutup labu walaupun labu tersumbat udara sebagai "sumber gaya hidup" dapat masuk ke dalam labu. Dengan percobaan ini Pasteur berhasil menumbangkan teori generatio spontanea.